Sabtu, 14 Februari 2009

ADIL


Risma Indrasari, santriku kelas XD MAT Ma'ahid 08/09

Suatu hari ada seorang laki-laki yang bernama Zakaria, dia mempunyai seorang istri yang bernama Umi Zulaikha dan kedua anaknya Izah dan Ali. Mereka adalah keluargha yang sangat bahagia.

Suatu Ketika Zakaria pergi mencari nafkah untuk keluarganya kira-kira selama seminggu, Lalu Zakaria pergi…..
Satu minggu telah berlalu, Zakaria pulang ke kampong halamannya. Dia sangat rindu sekali dengan istri dan kedua buah hatinya. Selama dalam perjalanan pulangnya, dia menyempatkan diri untuk mampir ke sebuah toko membelikan kado buat kedua buah hatinya tercinta, kado yang ia beli yaitu kitab suci Al Quran. Dalam hatinya berkata “Bismillahirrahmanirrahim ya Allah semoga Izah dan Ali suka dengan kado ini” Setelah dia selesai membayar ke bagian kasir lalu Zakaria pulang. Ketika sampai di rumah, Zakaria mengetuk pintu dan mengucap salam. Lalu Izah membukakan pintu ”Anakku bagaimana kabar Umi dan Adikmu?” “Alhamdulillah, Abi. Kita baik-baik. Pasti Abi capek sebentar, ya! Izah buatin minum dulu.”
Beberapa menit kemudian Izah mengantarkan minuman yang dia bikin tadi untuk Abinya.
Hari sudah semakin sore ketika Zakaria duduk santai di teras belakng rumah, dia memanggil kedua anaknya “Izah…….Ali……”
Lalu mereka menjawab “Iya Abi”
“Sini Abi punya sesuatu buat kalian”
Kata Ali “Apa ini Abi?”
“Udah buka saja”
Lalu mereka membuka hadiah tersebut satu….dua …….tiga.
Kata Ali “Hore alhamdulillah Ali dapat al-Qur’an baru. Kalau kakak dapat apa?”
“Sama seperti adik.”
“Abi kenapa hadiah buat aku dan kak Izah sama”
“Karena Abi ingin memberikan hadiah yang sama biar adil. Kalau Abi tidak adil nanti kalian berdua satu sama lain iri. Dengar ya nak…….! Sifat iri hati itu tidak baik. Allah tidak menyukai hambanya yang mempunyai sifat iri ”

Bersambung……….

Reaksi:

1 komentar: