Senin, 01 Februari 2010

Some tings about discipline



Muhammad Kemal Abda’u

(Siswa Kelas XI IPS 3 Th 2009/2010)


Sebuah kelas dalam institusi sekolah adalah gambaran dari pengelola dan warganya. Pengelola kelas dalam hal ini adalah guru dan manajemen sekolah yang telah membatasi jumlah siswa yang terdapat dalam satu kelas.

Suasana kondusif sebagai prasarana terjadinya kedisiplinan bisa jadi lewat resep di bawah ini:

1. Menciptakan dan menerapkan kesepakatan kelas.

Kesepakatan ini juga bisa disebut peraturan. Kelas akan rebut dan guru akan emosi, tanpa peraturan, biasanya guru cenderung pilih kasih dan tidak adil.

Sebagai guru terkadang harus membuat peraturan untuk kelasnya, tapi akan lebih mudah jika melibatkan seluruh warga kelas tersebut. Dijamin, mereka merasa memiliki dan diingatkan secara halus, karena peraturan ini yang membuat siswa itu sendiri.

2. Menumbuhkan kerjasama

Kerjasama adalah salah satu kunci dalam menumbuhkan kebersamaan, mengingatkan seluruh warga kelas untuk bekerjasama menerapkan hal-hal yang sudah disepakati bersama.

3. Komitmen

Peraturan mengenai kedisiplinan mungkin berbeda-beda di setiap kelas. Tetapi, harus ada hal yang sama dan sejalan, hal itu adalah komitmen.

Komitmen adalah sebuah sikap yang menjadikan kedisiplinan terjadi secara natural tanpa paksaan apapun.

4. Open Mind

Dalam menerapkan kedisiplinan, dibutuhkan perangkat tertulis yang mengaturnya. Namun bukan berarti tidak dapat dikoreksi dan dikembangkan bersama seluruh warga kelas. Adakan Class Meeting untuk membahas isu-isu yang berkaitan dengan kedisiplinan. Dalam hal ini guru menjadi fasilitator yang baik, dengan memancing partisipasi siswa saat membahas mengenai peraturan yang berlaku di kelas.

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar