Anak adalah Anugerah

Blog ini masih dalam tahap penyempurnaan silahkan memberi masukan dan saran ke alamat email musabaa@yahoo.com.

Kekasih Hati

Blog ini masih dalam tahap penyempurnaan silahkan memberi masukan dan saran ke alamat email musabaa@yahoo.com.

Pesona Sulawesi Tengah

Blog ini masih dalam tahap penyempurnaan silahkan memberi masukan dan saran ke alamat email musabaa@yahoo.com

Pantai Panjang Bengkulu

Blog ini masih dalam tahap penyempurnaan silahkan memberi masukan dan saran ke alamat email musabaa@yahoo.com.

ini Medan bung...!

Blog ini masih dalam tahap penyempurnaan silahkan memberi masukan dan saran ke alamat email musabaa@yahoo.com.

Minggu, 28 Juni 2026

Hukum menemukan barang

 Pertanyaan:

Mohon penjelasan terkait status hukum fikih terhadap telur dari ayam yang tidak diketahui pemiliknya (luqatah), yang bersarang dan bertelur di dalam pekarangan rumah saya. Apakah boleh saya konsumsi?

Jawaban:

Mengenai hukum memakan telur ayam yang tidak diketahui pemiliknya tapi bertelur di rumah kita masuk bab luqathah barang temuan) :


1. Hukum Asalnya: Tidak Boleh Langsung Dimakan

Dalam Islam, harta orang lain itu terlindungi. Allah SWT melarang kita memakan harta sesama dengan cara yang batil (QS. An-Nisa: 29). Rasulullah SAW juga bersabda:

“Tidak halal harta seorang muslim kecuali dengan kerelaan hatinya.” (HR. Baihaqi). Jadi, kita tidak boleh asal klaim.


Jika kita mengetahui pemilik ayam, maka haram bagi kita memilikinya dan memakan telurnya, baiknya segera kembalikan


2. Status Telur 

Menurut ulama Syafi'i dan Hanafi, barang temuan sifatnya adalah titipan (amanah). Secara ringkas, benda temuan (luqatah) dibagi menjadi 4 jenis:


Barang tahan lama (Emas/Uang): Wajib disimpan dengan baik dan diumumkan cirinya selama kurun waktu tertentu.


Barang tidak tahan lama (Makanan/Telur): Mudah rusak atau membusuk. Penemu boleh memakannya (siap ganti rugi) atau menjualnya lalu menyimpan uangnya. (Telur ayam masuk kategori ini).


Binatang kuat (Unta/Kuda): Bisa menjaga diri dari hewan buas, hukumnya lebih baik dibiarkan saja.


Binatang lemah (Ayam/Kambing): Tidak bisa menjaga diri. Harus diambil untuk diselamatkan, lalu boleh disembelih, dijual, atau dipelihara dengan niat menolong.


Kesimpulan & Solusi Praktis untuk Telur Ayam:

Tanyakan dulu ke tetangga sekitar rumah yang sekiranya memelihara ayam.


Jika tidak ada yang mengaku dan khawatir telurnya keburu busuk (mubazir), Anda boleh memasak/memakannya, dengan catatan: jika suatu hari pemilik ayamnya datang dan menanyakan, Anda wajib mengganti senilai telur tersebut.


Telur tersebut bisa disedekahkan ke orang yang membutuhkan atas nama pemilik ayamnya, dan ayamnya dapat dipelihara sambil dicari pemilik asalnya

Sumber: Bidayatul Mujtahid Ibnu Rusyd


Wallahu a'lam bish-shawab. Semoga bermanfaat! 

Kamis, 11 Juni 2020

Berkarya saat #Dirumahaja


Hari - hari ini kita menghadapi sesuatu yang tidak pernah terpikirkan akan terjadi, dimana wabah melanda seantero jagat, menginfeksi jutaan orang dan membunuh ratusan ribu di antaranya, pun juga yang terjadi di negeri kita, pemerintah berusaha dengan segala policy nya, warga pun dianjurkan untuk tetap #dirumahaja untuk memutus rantai penularan.
Banyak di antara kita yang bingung, mau ngapain ya #dirumahaja, maklum kita terbiasa dengan aktifitas sosial, kongkow di warung kopi, Travelling ke tempat nan indah ataupun sekedar jalan-jalan sore dengan si kecil ke taman di kompleks perumahan, kita tidak siap untuk aktifitas di rumah sendiri.
Nah, ada alternatif yang bisa kita lakukan biar fitrah mencintai rumah sendiri kita bisa terbangun, tidak ada drama kebosanan yang terlontar dari anggota keluarga, lebih-lebih lagi agar kita tidak menyerah pada langkah pencegahan yang entah kapan akan berakhir:

1. Aktifitas memasak
Aktifitas ini akan menghilangkan kejenuhan , bahkan ketika kita bisa meramu tampilan untuk diunggah pada media sosial, aktifitas memasak ini bisa menjadi kegiatan produktif, temen ada yang membuat channel YouTube untuk aktifitas ini, viewernya banyak, yang subscribe ribuan
Mulailah dengan memasak makanan yang kita santap tiap waktu makan, dilanjutkan dengan kreasi kuu kering dan camilan, ajaklah anggota keluarga untuk ikut memasak bersama, ini juga bisa menambah keharmonisan keluarga.

2. Berkebun
Aktifitas ini selain mengurai kebosanan juga bisa membuat ketahanan pangan keluarga, mulailah dengan menanam cabai yang mudah, dilanjutkan aneka tanaman bumbu kunyit, kunci, jahe, kalau sudah terbentuk rasa hobi menanam lanjutkan dengan yang mungkin butuh keterampilan semisal kangkung yang dikombinasi dengan ternak lele, bayam dll yang lambat laun kebutuhan pangan keluarga akan terpenuhi dari aktifitas berkebun kita.

3. Bermain kuis
Anak-anak kita sudah sekolah dari rumah sejak Maret lalu, orangtua pun sudah mulai uring-uringan menemani belajar anak yang lebih suka lari-larian berantakan rumah daripada duduk di depan buku belajar, orangtua dituntut kreatif agar anak ceria dalam belajar, kita mulai dengan tebak-tebakan, bikin teka-teki di buku tulis, kalau mau yang menggunakan IT pakai aplikasi Kahoot atau quiziiz, beri hadiah jika anak berhasil dan lakukan dengan keceriaan, anak akan tumbuh belajar dan penuh kasih sayang orangtua

4. Diskusi online
Kuota internet kita pada saat #dirumahaja dipastikan membengkak, karena ruang gerak harian kita yang terbatas kamar ke ruang tamu ke dapur dan kembali lagi, maka ke-gabut-an kita pasti muncul, mulailah kita buka story' WA, lalu ke IG, baca-baca status FB, sayang sekali kan... Coba deh ngumpulin teman-teman yang se ide bikin group WA, lalu mulai diskusi tentang cara memasak, bikin kreasi, tips bercocok tanam hingga tema yang berat tentang pengadaan barang dan jasa atau rancangan undang-undang HIP, tapi jangan terjebak untuk menyebarkan Hoax ya....

Tentunya banyak sekali kegiatan yang lain yang sangat produktif yang bisa kita lakukan selain apa yang diuraikan di atas, kuncinya adalah mulailah langkah produktif itu, ketika niat dan langkah awal sudah dimulai, insya Allah nanti akan ketemu jalannya, dan selalu berdoa, semoga keadaan pandemi ini berakhir segera dan kita kembali ke kehidupan normal kita.


Minggu, 01 Februari 2015

Transformasi Hijab di Indonesia, Sejak 90-an hingga Kini

metrotvnews.com. Jika dulu hijab dianggap sebagai simbol agama saja, kini hijab sudah mulai bertransformasi. Selain sebagai sebuah kewajiban bagi muslimah, hijab sekaligus menjadi sebuah tren fesyen yang digemari banyak perempuan Indonesia.

Hal tersebut dapat dilihat dari perbedaan gaya dan model hijab, sebut saja pada era 90-an dan sekarang. Di era 90-an, model hijab sangatlah sederhana.

Desainer yang tertarik menekuni pola pembuatan baju muslim pun belum sebanyak saat ini. Hal tersebut, mungkin menjadi alasan mengapa belum banyak perempuan yang tertarik untuk menggunakan hijab.

Hal tersebut, seolah berkebalikan dengan kondisi saat ini. Menjamurnya desainer yang tertarik mengembangkan fesyen dan hijab dengan karakternya masing-masing terbukti mampu menggerakkan hati para perempuan untuk mengenakan hijab. Sebut saja Dian Pelangi, Jenahara, Ria Miranda, dan Itang Yunasz.

Kita mungkin memang harus berterimakasih pada desainer. Atas jasa mereka, hijab yang dulunya menjadi perdebatan, di negara barat khususnya, kini mulai bisa diterima dengan baik.

Kini, pameran busana tertutup lengkap dengan hijab pun bukan lagi menjadi pemandangan yang langka di acara fashion week yang digelar di dalam maupun luar negeri.

Populasi pengguna hijab di Indonesia yang dulunya sangat minim pun kini kian makin bertambah pesat. Saking banyaknya, Indonesia telah membuat target untuk menjadikan negara ini sebagai kiblat fesyen dunia pada 2020.
sumber : http://rona.metrotvnews.com/read/2015/02/01/352392/transformasi-hijab-di-indonesia-sejak-90-an-hingga-kini

Kamis, 05 Juni 2014

Penerimaan CPNS 2014



Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menunda pelaksanaan tes CPNS 2014 pada Juli mendatang. Awalnya, pemerintah merencanakan tes CPNS yang dilakukan tidak serentak itu dimulai sebelum Pilpres atau akhir Juni ini.


"Tadinya memang digadang-gadang mulai pekan ketiga Juni. Apalagi sudah banyak instansi baik pusat dan daerah yang mengajukan usulan formasi CPNS 2014," kata Deputi SDM Aparatur KemenPAN-RB Setiawan Wangsaatmaja kepada JPNN.com, Senin (2/6).


Bagi anda yang bercita-cita menjadi Pegawai Negeri Sipil, anda dapat memantau perkembangannya melalui website resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dengan alamat www.asncpns.com


Semoga informasi ini bermanfaat bagi anda semuanya.

Senin, 02 Juni 2014

Mau Latihan Manasik Haji, Hubungi KUA Setempat


Ibadah haji merupakan puncak peribadatan seorang muslim sebagai penunaian rukun Islam yang ke lima. Ulama menganalogikan haji sebagai pagar bagi sebuah bangunan, dimana berfungsi untuk menjaga dan memperindah bangunan tersebut. Namanya juga pagar, boleh jadi harus dibuat, jika mampu, namun jiga tidak mampu, ya tidak apa-apa.

Sebelum Anda berangkat ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji biasanya Anda akan mengikuti program latihan manasik haji. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai tata cara (manasik) haji yang akan Anda lakukan pada saat menjalankan ibadah haji di tanah suci.

Anda tidak perlu repot-repot untuk menyewa pelatih khusus untuk mengikuti latihan atau mendaftar haji dulu di KBIH agar bisa menikmati fasilitas latihan tatacara (manasik) haji.

Melalui akun twitter @Kemenag_RI Kementerian Agama RI menawarkan program manasik haji dari Kementerian dengan semboyan Ikhlas Beramal ini. Anda cukup mendatangi KUA setempat agar bisa mengikuti layanan manasik haji, program ini tidak dipungut biaya alias gratis.

“Latihan manasik haji tidak harus ikut KBIH. Silahkan ikut manasik di KUA dan Kankemenag setempat. GRATISS. #tipshaji” begitu kicau akun @Kemenag_RI.

Semoga dengan program ini layanan haji di Kementerian Agama RI semakin baik, dan Jama’ah haji bias beribadah dengan khusyu’ di tanah suci.